Pendahuluan Pedoman Reboisasi Hutan Lindung & Produksi

A. Latar Belakangreboisasi

Terjadinya degradasi hutan di Daerah Aliran Sungai (DAS) terutama di bagian hulu telah menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti terjadinya banjir, kekeringan, tanah longsor, dsb. Akar penyebabnya antara lain diawali ileh kurangnya pemahaman dan atau kepedulian berbagai pihak terhadap fungsi hutan dan penerimaan manfaat oleh masyarakat setempat sehingga tidak mampu membangkitkan tanggung jawab dan tindakan untuk kelestarian hutan. Untuk menanggulangi fungsi hutan, khususnya di kawasan hutan lindung dan hutan produksi, dengan melibatkan para pihak secara terpadu, transapran dalam satu Gerakan Nasional.

Upaya rehabilitasi hutan (reboisasi) dilakukan secara vegetatif (kegiatan tanam-menanam) dengan menggunakan jenis tanaman yang sesuai dengan fungsi hutan, lahan serta kondisi agroklimat setempat.

Berkaitan dengan hal tersebut dan untuk kesamaan persepsi para pihak terkait, perlu dipersiapkan pPedoman Pembuatan Tanaman Reboisasi Hutan Lindung dan Hutan dalam rangka Gerakan National Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

B. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan pedoman ini adalah untuk memberikan arahak teknis kepada satuan kerja pelaksanaan sehingga reboisasi hutan lindung dan hutan produksi dapat dilaksanakan dengan optima.

Tujuan pembuatan tanaman reboisasi hutan lindung dan hutan produksi dalam program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan adalah tertanamnya kembali kawasan hutan lindung dan hutan produksi yang terdegradasi dengan bibit tanaman berkualitas sehingga mampu memulihkan dan meningkatkan fungsi hutan sebagai pelindungan sistem penyangga kehidupan, pengatur tata air, (antara lain mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut), yan gselanjutnya dapat mendukung kelestarian produksi dan kualitas sumberdaya hutan, perbaikan iklim mikro dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

C. Pengertian Reboisasi

1. Reboisasi adalah upaya pembuatan tanaman jenis pohon hutan pada kawasan hutan rusak yan gberupa lahan kosong/terbuka, alang-alang, atau semak belukar untuk mengembalikan fungsi hutan.

2. Pemeliharaan tanaman adalah perlakuan terhadap tanaman dan lingkunagnnya dalam luasan dan kurun waktu tertentu agar tanaman tumbuh sehat dan berkualitas sesuai dengan standar hasil yang ditentukan.

D. Sasaran

Sasaran pembuatan tanaan reboisasi adalah area pada kawasan hutan lindung dan hutan produksi yang telah mengalami degradasi/penurunan kualitas hutan (kawasan hutan terbuka/lahan kosong, alang-alang, semak belukar), dalam suatu wilayah Daerah Aliran Sungai prioritas yang telah ditetapkan dalam kegiatan program Gerakan National Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GN RHL/Gerhan).

E. Ruang Lingkup

Ruang lingkup pedoman reboisasi ini terbatas pada arahan teknis pembuatan reboisasi GN RHL/Herhan tahun 2004 dan selanjutnya pada lokasi/site kawasan hutan lindung dan hutan produksi yang telah ditetapkan dalam RTT yang dipersiapkan/disusun oleh Dinas Kabupaten/Kota yang mengurusi Kehutanan.

Sumber: Lampiran 1 Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.03/MENHUT-V/2004 Tanggal: 22 Juli 2004

Baca juga artikel lingkungan di sini:

  • AMDAL-Analisa Dampak Lingkungan
    Berdasarkan pasal 16 Undang-undang Republik Indonesia nomor 4 tahun 1982 tentang ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup yang meneybutkan bahwa setiap rencana yang diperkirakan mempunyai dampak p...
  • Polusi Air dan Tanah
    Pencemaran air dan tanah umumnya terjadi oleh tingkah laku manusia seperti oleh zat-zat detergen, asap belerang dan zat-zat kimia sebagai sis pembuangan pabrik-pabrik kimia atau industri. Pencemaran i...
  • 5 Macam Sumber Air
    Kita ketahui bahwa sumber air meruapkan kompone penting untuk penyediaan air bersih karena tanpa sumber air maka suatu system penyediaan air bersih tidak akan berfungsi. Berikut ini adalah 5 macam ...
  • Pengertian Polusi & Unsur Penyebabnya
    Polusi adalah terjadinya pencemaran lingkungan yang  mengakibatkan menurunya kualitas lingkungan dan terganggunnya kesehatan serta ketenangan hidup makhluk hiup termasuk manusia. Terjadinya polusi ...
  • Efek Limbah Berbahaya Terhadap Manusia
    Berbagai pabrik industri dianatara bahan bakunya banyak mempergunakan zat-zat kimia organik maupun anorganik. Sebagai hasil pengolahannya selai menghasilkan produk-produk yang berguna bagi kehidupan m...

Kata Kunci Terkait:

makalah reboisasi, makalah reboisasi hutan, artikel reboisasi, makalah tentang reboisasi, latar belakang reboisasi, reboisasi hutan, reboisasi, kliping lingkungan hidup, reboisasi hutan lindung, kliping tentang reboisasi

Leave a Reply

Help Us

Berikut para sahabat ArtikelLingkunganHidup.com yang sudah membantu kami. Mau seperti mereka?, bantu Kami mengembangkan situs ini dengan meng LIKE fan page kami melalui jejaring sosial: